Kata-Ku Ep: 17 | Menjaga Pertemanan

Desember 07, 2025
Tulisan lanjutan setelah sebelumnya karena baca buku Set Boundaries dari Nedra Tawwab yaitu set boundaries kepada teman.

Set boundaries sendiri memang kalau dibreak down bisa jadi beberapa tulisan blog yang lebih luas lagi, bisa batasan kepada diri sendiri, orang lain, teman dekat, pasangan, saudara sampai orang tua. 

Dalam bukunya Nedra Glover Tawwab, berjudul Set Boundaries, Find Peace pertemanan yang sehat justru membutuhkan kesadaran, batasan, dan komunikasi yang jujur. 

1. Pertemanan yang sehat butuh batasan
Sejauh mana yang saya tahu mengenai dengan adanya batasan bukan untuk menjauhkan, tetapi untuk menjaga. Juga batasan bukan tanda egois, melainkan bentuk tanggung jawab emosional. Dalam pertemanan, batasan membantu kita tetap menjadi diri sendiri tanpa merasa terkuras. Pertemanan yang sehat tidak membuat kita takut kehilangan hanya karena kita menetapkan batas.

Seperti beberapa kejadian yang pernah saya alami
  • Kita boleh mengatakan tidak saat sedang lelah. Seperti saya yang sedang butuh istirahat, karena ada satu dua hal pertimbangan yang akan melelahkan fisik saya jika mengiyakan ajakan tersebut.
  • Kita tidak wajib selalu tersedia setiap waktu. Contohnya ketika saya sedang disibukkan pada dunia pekerjaan, lalu tidak sungkan mengatakan tidak.
  • Kita boleh mengatakan tidak untuk mengikuti ajakan bermain karena memang sedang enggan, entah itu hanya ingin berleha-leha dikamar meskipun kita tidak melakukan aktivitas produktif.
  • Kita berhak menjaga privasi tanpa harus merasa bersalah. Kecuali memang salah satu dari teman kita, menyinggung hal pribadinya terlebih dahulu. Kalau tidak, saya pun tidak berani meski itu perihal keluarga, orang yang mungkin sedang dekat atau bahkan berita pernikahan.

2. Tidak Semua Teman Bisa Memenuhi Semua Kebutuhan 
Memang agak relate buat keadaan saya, ada teman yang memang cocok kita hubungi ketika ada kegiatan olahraga, kepercayaan bahkan untuk makan dan sekedar ngobrol. Tapi untuk lebih dari itu, mungkin tidak cocok atau bahkan belum karna ya tidak leluasa menceritakan hal pribadi yang lebih banyak dan jauh.

Menerima keterbatasan ini justru membuat pertemanan lebih realistis dan tahan lama. Karena mereka tidak tahu lebih jauh dari kita, hal pribadi yang sedang ditimpa, seseorang yang kita suka bahkan alasan mengapa kita mungkin sampai saat ini tidak ada yang mengikat.

3. Perubahan Tidak Berarti Pengkhianatan
Menurut Nedra, bertumbuh sering kali mengubah cara kita berelasi. Kita mungkin berubah, karena beberapa kemungkinan seperti: 
  1. Lebih selektif dalam berbagi cerita
  2. Tidak lagi menoleransi perilaku yang dulu kita anggap biasa, seperti pernah terjadi kepada saya ada yang body shaming, berbicara dibelakang dan asal judge kepribadian seseorang.
  3. Memilih jarak demi kesehatan mental

Ini bukan tanda kita menjadi orang yang buruk, ini tanda kita berkembang. Teman yang sehat akan berusaha memahami perubahan tersebut, meskipun mungkin butuh waktu.

4. Komunikasi Jujur Lebih Baik daripada Memendam
Banyak pertemanan rusak bukan karena konflik besar, tetapi karena emosi yang dipendam terlalu lama. Nedra mendorong kita untuk berani menyampaikan ketidaknyamanan sejak awal, dengan cara yang tenang dan jelas.

Saya yang umur 16 tahun itu, tidak pernah berani mengutarakan hal yang jujur kepada teman karena takut dijauhi. Silent treatment pilihanku dulu, karena merasa dijauhkan. Alhasil 1 bulan lebih, setiap pulang sekolah naik angkot sendiri. Padahal karena situasi yang tidak memungkinkan, karena kami berbeda kelas jadi jam pulang sekolah berbeda, main pun sudah jarang dan kegiatan tugas berbeda. Pikiran tersebut tidak muncul dalam kepala saya ketika berumur 16 tahun itu. Kejujuran yang disampaikan dengan empati adalah bentuk kepedulian.

Bukan menyerang, menjauh atau bahkan melakukan silent treatment tetapi harusnya menyatakan:
"Aku merasa kita semakin menjauh, apakah ada alasan dibalik itu."
“Aku butuh waktu sendiri akhir-akhir ini.”
“Aku merasa tidak nyaman saat topik itu dibicarakan.”
“Aku menghargai pertemanan ini, tapi aku perlu batas di sini.”

Menjaga pertemanan bukan tentang bertahan dengan cara apa pun. Menurut Nedra Tawwab, pertemanan yang sehat adalah hubungan yang memberi ruang untuk menjadi manusia seutuhnya dengan batas, kebutuhan, dan pertumbuhan masing-masing. Karena pada akhirnya, hubungan yang baik tidak menuntut kita kehilangan diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.